Minggu, 07 Agustus 2016

JUM’AT



Hari Jum’at merupakan hari raya Umat Islam. Tak hanya ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha, satu hari di setiap minggu di setiap bulan dan di setiap tahun, kami berhari raya. Ramai orang khususnya para lelaki tampan, yang pergi ke Masjid menunaikan shalat Jum’at. Tak tampan pun mesti terlihat tampan, rapih, wangi dan bersih.

Hari Jum’at di Pondok merupakan hari libur, tidak ada kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. Tapi bukan berarti kami tak berkegiatan. Banyak kegiatan ekstrakurikuler diadakan untuk memanfaatkan hari istimewa ini.

Selepas Shalat berjama’ah, baik santri putra dan santri Putri akan berkumpul di halaman masing masing asrama, membentuk dua shaf barisan dan berhadap-hadapan. Kami menggelar Muhadatsah/Conversation. Akan diganti setiap minggunya, Minggu ini berbahasa Arab, minggu depan berbahasa Inggris, demikian terus berganti ganti.

Tema sudah ditentukan oleh Qismul Lughah (Bagian bahasa), topik apa yang akan dijadikan obrolan kami sepanjang pagi di sesi Muhadatsah tersebut. Temanya sederhana, jarang yang njelimet, karena memang tujuannya untuk melatih kemampuan berbahasa santri. Tema macam Fis Suuk (Di Pasar), Yaumul ‘Uthlah (Hari libur) kerap menjadi Maudhu’ (tema) yang terus diulang ulang.

Qismul Lughah Putri seperti kak Maya Naidah Sari, kak Eliya Dewita, kak Lisnawati, teh Annisa dan generasi sesudahnya tak jarang akan berkeliling dari ujung ke ujung mengawasi percakapan. Apakah memang bercakap-cakap sesuai tema, atau malah membicarakan santri Putra yang juga sedang mengobrol tak jauh di seberang lapangan.

Qismul Lughah
juga akan siap menjawab kira kira ada mufradat/kosakata yang terlupakan, maklumlah, kadang otak keras mengingat, tapi tak kunjung turun ke lisan. Dibutuhkan otak lain yang lebih pintar dan hafal untuk membantu menurunkannya.

Muhadatsah akan berlangsung kurang lebih setengah jam. Diakhiri dengan gemuruh tepuk tangan dan ucapan Hayya Nakhtatim bil hamdalah (Mari kita akhiri dengan mengucap hamdalah), serempak para santri akan berucap alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

Selepas Muhadatsah, para Santri Putri akan berhamburan masuk ke dalam kamar masing masing. Karena jadwal berikutnya sudah menunggu. Program Qismur Riyadhoh dah membayang bayang di hadapan.

Saat olahraga, harus pake seragam Olahraga. Kalo pun gak punya seragam, minimal pake Celana Panjang dan juga Kaos. Gak boleh Olahraga pake baju bahan, apalagi mukena hehe. Oh ya, hari Jum’at adalah hari bebas pake Celana Panjang. Karena di 6 hari selain hari Jum’at, keluar kamar gak boleh pake Celana Panjang, harus pake Rok. Itu dah Nizham (aturan)nya.

Nah, kegiatan waktu Olah Raga juga bisa bermacam macam modelnya, bisa Senam bareng, Jalan jalan ke luar Pondok, baik ke Riva Ria, Sawangan Utara atau Telaga Golf, atau kadang kadang juga Olah Raga Bebas, terserah mau ngapain. Mau main kasti, main Volley, Badminton, Tenis Meja (ini jarang yang bisa, kecuali atlet macam Rohmah Hidayati), atau main kejar tangkap (Ya, walaupun gak masuk cabang Olimpiade, yang penting tetap masuk kategori Olah Raga lah. Iya aja, gak boleh protes ^-^

Nah, setelah selesai Riyaadhah, saatnya Bulis dan Makan Pagi. Bulis atawa piket sesuai dengan pembagiannya masing-masing. Di lain waktu, Acu akan cerita mengenai Bulis ini ya, ada banyak cerita seru juga tentang Bulis ini. Percaya deh!

Di cerita acu tentang Tahu Balado, acu pernah cerita kan ya, kalo tiap hari Jum’at, menu sarapannya adalah Nasi Goreng campur Krupuk.  Nasi Gorengnya suka dimasukin pak Minto teri, atau suwiran telur dadar. Nasi Goreng ini pasti racikannya pak Minto. Karena harus dimasak di kuali besar, dan butuh tenaga luar biasa untuk mengaduk Nasi Ratusan biji itu.  Berat Tau!

Setelah makan dan piket, baru deh ke kegiatan pribadi. Biasanya sih langsung antri nyuci, baik sendiri maupun bareng bareng, kadang diselingi dengan ngobrol khas santri, atau malah pada karaokean tanpa musik hihi.

Jam 09.00 WIB, saatnya mengetuk kamar Bu Misbah, Kepala Asrama Putri kami tersayang. Ngapain?

Tiada lain tiada bukan saudara saudara

Kesempatan yang ditunggu setelah satu minggu

Rame rame menyaksikan kotak segi empat isi gambar ukuran 15 inchi, TELEVISI
Menyajikan film Hindustani, tumhara tumhere, aca aca (diucapin sambil geleng geleng kepala yaa)

Mulai keluarga Khan baik Shakhrukh Khan, Amir Khan, Salman Khan, Saif Ali Khan, bang Is Khan (ini asli ngarang), Sunil Seti, Silva Seti, Sunnyi Deoul, Bobby Deoul, Hritikh Roshan, Rani Mukherjii, Kajol, Pretty Zinta, daan masih baaanyak lagi (Harus buat judul khusus tentang Indihe ini, Yakin!)

Tanya India, tanya anak Pondok haha

Belakangan acu jadi makin maklum, ternyata di belahan Pondok lainnya juga penggemar Film India. Terbukti pas kuliah, obrolannya nyambung tentang si Anu dan si Inu. Balapan tanya info tentang film India lama maupun terbaru. Ini Fakta Sobat, Mayoritas Santri Pondok adalah Penyuka India. Baik Putri maupun Putra. Catet!

Film abis biasanya sampe jam 12.00. Pas dah tu dateng waktu Zuhur. Kalo santri Putranya shalat di Masjid, kita shalat Zuhur di Mushola. Sempet Santri Putri dulu ikutan shalat jum’at juga, itu pas zaman acu MTs sampe kelas 2. Tapi berhubung orang ganteng yang mau Shalat Jum’at makin banyak. Jadi yang cantik cantik shalatnya di Pondok aja.

Siang selepas Shalat Zuhur, kita Makan Siang, lauk Sayur Asem seger dan Sambel Teri tempe. Itu endeeeees banget. Apalagi bisa kebagian Jagung, trus digigit sambil dihirup kuah sayurnya, Uwuwuwuwuuw... Lezat tak terkiraa. Cobain ya kapan kapan.

Siang setelah makan saatnyaaa... Tiduuuuur.

Sunyi senyap deh asrama Putri. Jarang ada kegiatan. Pernah juga dulu ada kegiatan Keputrian, misalnya cara membuat tas dari karton, masak kue, pelajaran menjahit. Tapi jarang jarang. Seringkali kegiatan yang berlangsung ya kegiatan pribadi, kalo nggak istirahat, ya nggosok baju, ngerapihin lemari, atau ngumpul santai di Koya (Tempat Jemuran baju).

Nah, kalo Sore sampe Malem kegiatannya apa?
Dah kepanjangan kayaknya ceritanya. Mendingan Acu posting tersendiri aja ya..

Jadi makin panjang deh daftar PR tulisannya hehe
Memang kalo cerita Pondok, gak bakal bisa habis deeh.. ya kaaaaan?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar